PANGANDARAN – Pembenahan sistem pengelolaan dan penguatan pengawasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Pangandaran membuahkan hasil signifikan. Terhitung hingga pertengahan Agustus 2026, capaian retribusi sektor pariwisata serta jumlah kunjungan wisatawan telah melampaui total realisasi sepanjang tahun 2025. Simak laporan lainnya melalui rubrik Ekonomi Pangandaran.
Hal ini disampaikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dalam sambutannya pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Pangandaran di Lapang Alun-Alun Parigi, Senin (17/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa fokus utama pembangunan daerah saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan pendapatan semata, melainkan perbaikan sistem pengelolaannya secara menyeluruh. Pengawasan ketat dan tata kelola yang transparan diterapkan agar setiap rupiah pendapatan daerah yang masuk dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel.
Retribusi Melonjak 57,86 Persen Year-on-Year
Dampak positif dari transparansi dan perbaikan sistem ini terlihat jelas pada laporan data keuangan daerah. Pada periode Januari–Juli 2025, retribusi pariwisata Pangandaran tercatat sebesar Rp28,48 miliar. Angka ini melonjak tajam pada periode yang sama di 2026 menjadi Rp44,96 miliar — naik Rp16,48 miliar, atau setara 57,86 persen secara tahunan (YoY).
2026 Resmi Lewati Total Setahun Penuh 2025
Secara akumulatif, realisasi retribusi pariwisata sepanjang tahun 2025 mencapai Rp45,89 miliar. Yang mengejutkan, pada 2026 — baru berjalan sampai tanggal 13 Agustus — angka perolehan retribusi sudah menembus Rp46,56 miliar. Ini mengonfirmasi bahwa dalam waktu kurang dari satu tahun berjalan, pendapatan dari sektor retribusi pariwisata 2026 telah resmi melewati total capaian setahun penuh di tahun 2025.
| Periode | Retribusi Pariwisata |
|---|---|
| Januari–Juli 2025 | Rp28,48 Miliar |
| Januari–Juli 2026 | Rp44,96 Miliar |
| Total Setahun Penuh 2025 | Rp45,89 Miliar |
| 2026 (s.d. 13 Agustus) | Rp46,56 Miliar |
"Tugas pemerintah tidak hanya berhenti pada capaian angka-angka statistik, melainkan memastikan bahwa peningkatan arus wisatawan ini benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata dan makin luas bagi kesejahteraan masyarakat Pangandaran secara langsung." — Pemerintah Kabupaten Pangandaran, dalam keterangan HUT ke-81 RI
Rekor Kunjungan Wisatawan
Peningkatan pendapatan retribusi tersebut sejalan dengan lonjakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran. Sepanjang tahun 2025 penuh, total kunjungan tercatat 2.587.229 orang. Sementara hingga 13 Agustus 2026, jumlah kunjungan sudah mencapai 2.664.207 orang — meningkat 76.978 kunjungan atau naik 2,98 persen, meski tahun 2026 baru berjalan sekitar tujuh setengah bulan.
Pemerintah daerah menekankan bahwa keberhasilan ini menjadi dorongan moral untuk terus melangkah. Dengan sistem pengelolaan yang makin transparan dan akuntabel, Pemkab Pangandaran optimistis tren positif ini dapat dipertahankan hingga akhir tahun 2026, sekaligus mendorong dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
📊 Kilas Retribusi Pariwisata 2026
- Total retribusi per 13 Agustus: Rp46,56 Miliar
- Sudah lampaui total setahun 2025: Rp45,89 Miliar
- Kenaikan Jan–Jul (YoY): 57,86%
⭐ Kilas Kunjungan Wisatawan
- Kunjungan 2026 (s.d. 13 Agustus): 2.664.207 orang
- Total kunjungan setahun 2025: 2.587.229 orang
- Kenaikan: 76.978 kunjungan (2,98%)
Kontak Jurnalis / Redaksi Harian Pangandaran: harianpangandaran@gmail.com
