Panen Rebon 30 Ton Sehari, Nelayan Pangandaran Kekurangan Es Balok
Nilai lelang ikan dan udang di KUD Minasari Pangandaran mencapai ratusan juta rupiah per hari. Namun bagi nelayan, kunci agar hasil tangkapan tetap segar justru ada pada es balok yang pasokannya terbatas.
Ringkasan Cepat
- Ketua KUD Minasari Pangandaran Jeje Wiradinata menyebut musim panen tahun ini sebagai yang tertinggi selama 14 tahun ia memimpin.
- Udang rebon mendominasi dengan volume sekitar 30 ton per hari, disusul udang tiger, jerbung, dogol, dan ikan bawal hitam.
- Transaksi di tempat pelelangan ikan (TPI) tercatat Rp330 juta pada siang dan Rp230 juta pada malam hari; Jeje menyebut totalnya mendekati Rp600 juta.
- Pabrik es yang beroperasi hanya mampu menyediakan sekitar 4 ton atau 100 balok per hari.
- KUD mendatangkan es dari Cilacap dan Cirebon, tetapi pasokan itu belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan nelayan.
Sehari, nilai lelang ikan dan udang di satu koperasi nelayan di Pangandaran bisa mencapai Rp560 juta. Tetapi di balik angka itu, ada hal sederhana yang membuat nelayan waswas: es balok. Tanpa es yang cukup, hasil tangkapan yang melimpah berisiko membusuk sebelum sempat terjual.
Hal itu disampaikan Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata, Minggu (18/10/2026). Menurut dia, musim panen ikan dan udang tahun ini menjadi yang tertinggi sejak ia memimpin KUD selama 14 tahun.
Panen Raya Nelayan Pangandaran, Tertinggi dalam 14 Tahun Kepemimpinan Ketua KUD Minasari
Melimpahnya tangkapan mendorong aktivitas di tempat pelelangan ikan (TPI) KUD Minasari. Jeje mencatat, transaksi lelang berlangsung dua gelombang dalam sehari, yakni siang dan malam hari. Kondisi ini, menurutnya, menggerakkan perputaran uang di kalangan nelayan dan pelaku usaha perikanan setempat.
Udang Rebon 30 Ton per Hari dan Komoditas Bernilai Tinggi Lain di Pangandaran
Salah satu komoditas yang paling mendominasi adalah udang rebon dengan volume sekitar 30 ton per hari. Selain rebon, nelayan juga membawa pulang sejumlah komoditas yang bernilai ekonomi tinggi.
"Selain itu, nelayan juga memperoleh berbagai komoditas bernilai ekonomi tinggi, seperti udang tiger, udang jerbung, udang dogol, hingga ikan bawal hitam." — Jeje Wiradinata, Ketua KUD Minasari Pangandaran, Minggu (18/10/2026)
Transaksi TPI KUD Minasari Pangandaran: Rp330 Juta Siang, Rp230 Juta Malam
Besarnya hasil tangkapan ikut mendongkrak transaksi di TPI. Nilai transaksi tercatat Rp330 juta pada siang hari dan bertambah Rp230 juta pada malam hari. Jika kedua angka itu dijumlahkan, total mencapai Rp560 juta per hari. Jeje menyebut total harian di KUD Minasari mendekati Rp600 juta.
Pasokan Es Balok Terbatas: Pabrik Es Hanya 4 Ton atau 100 Balok per Hari
Di tengah melimpahnya tangkapan, nelayan menghadapi keterbatasan es balok yang dibutuhkan untuk menjaga kesegaran hasil laut. Pabrik es yang beroperasi saat ini hanya mampu menyediakan sekitar 4 ton atau setara 100 balok es per hari. Jeje menilai jumlah itu jauh dari kebutuhan nelayan ketika produksi sedang mencapai puncak.
Sebagai gambaran, bobot es harian itu setara sekitar 13 persen dari volume udang rebon saja, belum termasuk komoditas lainnya.
Es dari Cilacap dan Cirebon Belum Cukup, Nelayan Pangandaran Waswas Ikan Membusuk
Untuk menutup kekurangan, KUD Minasari terpaksa mendatangkan es balok dari luar daerah, di antaranya dari Cilacap dan Cirebon. Meski begitu, tambahan pasokan tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan nelayan.
"Keterbatasan es balok membuat nelayan khawatir memaksimalkan hasil tangkapan. Mereka menghadapi risiko ikan dan udang membusuk sebelum terjual apabila tidak mendapatkan penanganan yang memadai." — Jeje Wiradinata, Ketua KUD Minasari Pangandaran
Potensi Ekonomi Pesisir Pangandaran dan Dukungan bagi Nelayan
Jeje menekankan bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian serius. Tingginya produksi, menurutnya, seharusnya memberi keuntungan lebih besar bagi nelayan dan menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir. Selain keterbatasan es, bahan keterangan yang diterima redaksi juga menyebut minimnya dukungan infrastruktur bagi nelayan, tanpa merinci bentuknya.
Kabar terkait ekonomi daerah lainnya dapat diikuti di halaman Ekonomi dan Bisnis Pangandaran.
Pertanyaan Umum seputar Panen dan Es Balok Nelayan Pangandaran
Berapa nilai transaksi harian di TPI KUD Minasari Pangandaran?
Transaksi tercatat Rp330 juta pada siang hari dan Rp230 juta pada malam hari, atau Rp560 juta bila dijumlahkan. Ketua KUD Jeje Wiradinata menyebut totalnya mendekati Rp600 juta.
Berapa volume udang rebon yang ditangkap nelayan Pangandaran?
Menurut Jeje Wiradinata, volume udang rebon mencapai sekitar 30 ton per hari pada musim panen tahun ini.
Berapa pasokan es balok untuk nelayan Pangandaran?
Pabrik es yang beroperasi saat ini hanya mampu menyediakan sekitar 4 ton atau 100 balok es per hari. Kekurangannya didatangkan dari luar daerah, di antaranya Cilacap dan Cirebon.
Mengapa kekurangan es balok menjadi masalah bagi nelayan?
Es dibutuhkan untuk menjaga kesegaran hasil laut. Tanpa penanganan yang memadai, ikan dan udang berisiko membusuk sebelum terjual.

