Benda Diduga Granat Mortir Tersangkut Jaring Nelayan di Pantai Timur Pangandaran, Garis Polisi Dipasang

Garis polisi dipasang di sekitar lokasi penemuan benda diduga granat mortir di Pantai Timur Pangandaran
Garis polisi dipasang di sekitar lokasi penemuan benda diduga granat mortir di Pantai Timur Pangandaran, Jumat (6/11/2026) (Foto: Dokumentasi).
PERISTIWA

Seorang nelayan menjaring benda berbahan besi yang diduga granat mortir peninggalan perang di Pantai Timur Pangandaran. Polisi memasang garis polisi dan menunggu Tim Gegana Brimob Polda Jabar.

08.45 WIB
Waktu benda tersangkut jaring
1 Benda
Diduga granat mortir
Gegana
Brimob Polda Jabar menuju lokasi

Ringkasan Cepat

  • Seorang nelayan, Ade Lasamsudin, menjaring benda berbahan besi yang diduga granat mortir peninggalan perang di Pantai Timur Pangandaran, Jumat (6/11/2026).
  • Lokasi temuan di Pantai Pasir Putih, Cagar Alam Pangandaran, sekitar pukul 08.45 WIB.
  • Sat Samapta dan Polsek Pangandaran mengamankan lokasi dan memasang garis polisi.
  • Tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar dilaporkan sedang menuju lokasi untuk pemeriksaan.
  • Jenis dan keaslian benda belum dipastikan. Warga diminta tidak mendekat, menyentuh, atau memindahkannya.

Pangandaran – Garis polisi kini membentang di sekitar titik temuan sebuah benda berbahan besi yang diduga granat mortir peninggalan perang di Pantai Timur Pangandaran, Jumat (6/11/2026). Benda itu tersangkut di jaring seorang nelayan sekitar pukul 08.45 WIB, di kawasan Pantai Pasir Putih, Cagar Alam Pangandaran.

Aparat Polres Pangandaran membatasi akses warga dan wisatawan ke lokasi sambil menunggu Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Barat tiba. Hingga laporan ini disusun, jenis dan keaslian benda tersebut belum bisa dipastikan.

Nelayan Ade Lasamsudin Bawa Benda ke Tepi Pantai, Lalu Melapor ke Polisi

Peristiwa bermula ketika nelayan bernama Ade Lasamsudin menebar jaring di perairan Pantai Timur. Ia mendapati benda menyerupai besi ikut terangkat bersama jaringnya. Karena bentuknya tidak lazim, Ade melepas benda itu dan membawanya ke tepi pantai.

Di daratan, sesama nelayan menyampaikan dugaan bahwa benda tersebut menyerupai bom. Mendengar itu, Ade bergegas melaporkannya kepada kepolisian.

Kronologi Penemuan Benda Diduga Granat Mortir
JUMAT, 6/11/2026 · ± 08.45 WIB
Benda menyerupai besi tersangkut jaring nelayan Ade Lasamsudin di kawasan Pantai Pasir Putih.
SETELAH DIANGKAT
Benda dibawa ke tepi pantai. Sesama nelayan menduga benda itu menyerupai bom.
PAGI HARI
Ade melapor ke polisi. Sat Samapta Polres dan Polsek Pangandaran mengamankan lokasi, garis polisi dipasang.
MENYUSUL
Bag Ops Polres Pangandaran berkoordinasi dengan Tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar, yang dilaporkan sedang menuju lokasi.

Polres Pangandaran Pasang Garis Polisi dan Libatkan Tim Gegana Brimob Polda Jabar

Setelah laporan masuk, personel Sat Samapta Polres Pangandaran bersama anggota Polsek Pangandaran mendatangi lokasi dan mengamankan area di sekitar titik temuan. Garis polisi dipasang agar warga maupun wisatawan tidak mendekat.

Di tingkat Polres, Bag Ops berkoordinasi dengan Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Barat untuk pemeriksaan dan penanganan lanjutan. Menurut laporan terakhir, tim tersebut sedang dalam perjalanan ke Pantai Timur.

Alur Penanganan Benda Diduga Granat Mortir
Tahapan yang dilaporkan Polres Pangandaran
1
Laporan Nelayan
Ade melapor ke polisi
→
2
Pengamanan Lokasi
Sat Samapta dan Polsek, garis polisi
→
3
Koordinasi Gegana
Bag Ops Polres, Brimob Polda Jabar
→
4
Pemeriksaan
Identifikasi jenis dan keaslian benda

Yang Sudah Diketahui dan yang Belum Dipastikan soal Benda Diduga Granat Mortir

Dari keterangan kepolisian, sejumlah hal sudah jelas, sementara hal-hal penting lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan petugas.

SUDAH DIKETAHUI
Fakta di Lapangan
  • Ditemukan Jumat (6/11/2026) ± pukul 08.45 WIB
  • Lokasi: Pantai Pasir Putih, Cagar Alam Pangandaran
  • Penemu: nelayan Ade Lasamsudin
  • Garis polisi sudah dipasang di sekitar lokasi
  • Tim Gegana Brimob Polda Jabar menuju lokasi
BELUM DIPASTIKAN
Menunggu Pemeriksaan
  • Apakah benar granat mortir atau bukan
  • Keaslian dan kondisi benda
  • Asal-usul dan sejak kapan berada di laut
  • Waktu pemeriksaan dan penanganan oleh Gegana

Imbauan Kapolsek Pangandaran AKP Mohammad Farkhan: Jangan Dekati, Sentuh, atau Periksa Sendiri

Atas nama Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, Kapolsek Pangandaran AKP Mohammad Farkhan meminta masyarakat, wisatawan, dan warga sekitar menjauhi area penemuan selama proses pengamanan berlangsung.

Polisi juga menegaskan, benda tersebut tidak boleh disentuh, dipindahkan, maupun diperiksa sendiri oleh warga. Imbauan ini dikeluarkan demi keselamatan bersama sampai petugas berwenang menyelesaikan pemeriksaan.

Kawasan Pantai Timur memang sedang menjadi sorotan pekan ini. Sebelumnya, yacht Belanda SW Zwerfcat yang lego jangkar di Pantai Timur Pangandaran sempat didata Satpolairud Polres Pangandaran. Tidak ada keterangan yang menghubungkan kedua peristiwa tersebut.

Panduan Jika Menemukan Benda Mencurigakan di Pantai
Jangan disentuh
Sesuai imbauan polisi, jangan menyentuh benda yang diduga bahan peledak.
Jangan dipindahkan
Biarkan benda berada di posisi saat ditemukan, jangan dibawa atau diangkat.
Jangan diperiksa sendiri
Pemeriksaan hanya dilakukan petugas dengan kompetensi khusus.
Menjauh dari area
Jauhi lokasi dan ajak orang di sekitar untuk ikut menjauh.
Segera lapor
Hubungi Polsek terdekat atau call center Polri 110.
Patuhi garis polisi
Jangan masuk area yang dibatasi dan ikuti arahan petugas di lapangan.

Tiga baris pertama panduan di atas merujuk pada imbauan kepolisian dalam peristiwa ini. Tiga baris lainnya merupakan panduan umum redaksi.

Pertanyaan Umum seputar Benda Diduga Granat Mortir di Pantai Timur Pangandaran

Benda apa yang ditemukan nelayan di Pantai Timur Pangandaran?

Benda berbahan besi yang diduga granat mortir peninggalan perang. Jenis dan keasliannya belum dipastikan dan menunggu pemeriksaan petugas berkompetensi khusus.

Kapan dan di mana benda diduga granat mortir itu ditemukan?

Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 08.45 WIB, di kawasan Pantai Pasir Putih, Cagar Alam Pangandaran, Pantai Timur Pangandaran.

Siapa yang menemukan benda tersebut?

Seorang nelayan bernama Ade Lasamsudin. Benda itu tersangkut jaring saat ia menangkap ikan, lalu ia melaporkannya ke polisi.

Siapa yang menangani benda diduga granat mortir itu?

Sat Samapta Polres Pangandaran dan Polsek Pangandaran mengamankan lokasi. Pemeriksaan dan penanganan lanjutan dikoordinasikan dengan Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Barat.

Apa yang harus dilakukan warga atau wisatawan di sekitar lokasi?

Polisi meminta warga dan wisatawan tidak mendekati area penemuan serta tidak menyentuh, memindahkan, atau memeriksa benda itu sendiri.

Apakah ada keterangan kawasan wisata Pantai Timur ditutup?

Polisi memasang garis polisi untuk membatasi akses di sekitar titik temuan. Hingga laporan ini disusun belum ada keterangan penutupan kawasan wisata secara luas.

Granat Mortir Pangandaran Pantai Timur Pangandaran Pantai Pasir Putih Polres Pangandaran Tim Gegana Brimob Nelayan Pangandaran

Catatan Redaksi

Informasi dalam artikel ini bersumber dari keterangan Polres Pangandaran melalui Polsek Pangandaran pada Jumat (6/11/2026). Jenis dan keaslian benda belum dipastikan sehingga redaksi menggunakan kata “diduga”. Hingga artikel ini ditulis, hasil pemeriksaan Tim Gegana belum diumumkan. Artikel akan diperbarui seiring perkembangan resmi. Panduan keselamatan di bagian akhir sebagian merupakan panduan umum redaksi, bukan keterangan kepolisian.
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Terbaru Lainnya di Pangandaran