Viral Anggaran Rp2 Miliar, Bupati Citra: Itu Proposal ke Sponsor, Bukan APBD
Proposal pengajuan sponsor senilai Rp2 miliar yang beredar di media sosial bikin heboh warga Pangandaran. Bupati Citra Pitriyami pun turun tangan meluruskan, sebelum isu ini makin liar ke mana-mana.
Ringkasan Cepat
- Proposal anggaran Rp2 miliar untuk Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran viral di media sosial.
- Bupati Citra Pitriyami membantah angka tersebut sebagai anggaran resmi — menyebutnya draf proposal pengajuan ke pihak sponsor, yang lazimnya dibesarkan.
- Anggaran riil Milangkala disebut hanya berkisar ratusan juta rupiah, dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran.
- Penampilan grup musik Letto pada panggung hiburan rakyat dibiayai penuh oleh sponsor Bank BJB, bukan APBD.
- Bupati juga meluruskan isu dana infak, yang dipastikan bersifat sukarela dan disalurkan untuk fakir miskin serta anak yatim, bukan untuk membiayai Milangkala.
Sebuah dokumen proposal anggaran pelaksanaan hari jadi atau Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran senilai Rp2 miliar mendadak viral di media sosial, Senin (5/10/2026). Angka fantastis itu memicu pertanyaan publik: benarkah pemerintah daerah menggelontorkan dana sebesar itu untuk sekadar perayaan ulang tahun kabupaten, di tengah kondisi keuangan daerah yang tengah defisit?
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami langsung buka suara. Ia memastikan angka Rp2 miliar yang beredar tersebut bukan anggaran yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk kegiatan Milangkala.
Proposal Sponsorship Jadi Sumber Kesalahpahaman Anggaran Milangkala
Menurut Citra, dokumen yang viral tersebut merupakan draf pengajuan yang ditujukan kepada pihak sponsor, bukan mencerminkan besaran anggaran perayaan yang sebenarnya. Dalam dunia proposal sponsorship, nominal yang diajukan memang lazim dibuat lebih besar dari realisasi sesungguhnya.
"Nggak ada anggaran kita, kan namanya proposal pasti angkanya harus dibesarkan karena buat pengajuan ke sponsorship." — Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran, kepada detikJabar
Ia bahkan mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana asal angka tersebut beredar luas di masyarakat.
"Yang beredar, saya juga nggak ngerti itu anggarannya dan datanya dari mana." — Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran
Citra menduga munculnya angka Rp2 miliar kemungkinan besar berasal dari ekspektasi atau usulan pihak tertentu dalam proses pengajuan sponsorship, bukan merupakan kebijakan resmi Pemkab Pangandaran.
Anggaran Riil Milangkala Dikelola Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran
Citra menekankan bahwa dalam kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami defisit, pemerintah harus bertindak rasional dengan tidak memprioritaskan kegiatan yang bersifat hura-hura. Penggunaan dana daerah, menurutnya, lebih diprioritaskan untuk hal yang lebih mendesak, seperti menyelesaikan kewajiban pembayaran utang.
"Penggunaan dana daerah lebih diprioritaskan untuk hal yang lebih mendesak, seperti menyelesaikan kewajiban pembayaran utang. Adapun anggaran Milangkala dikelola secara efisien melalui Dinas Pariwisata dengan besaran yang relatif kecil, yakni hanya berkisar beberapa ratus juta rupiah." — Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran
Ia menambahkan, sekalipun anggaran sebesar Rp2 miliar benar-benar tersedia, penggunaannya akan lebih diutamakan untuk kebutuhan mendesak lain, bukan untuk seremonial.
"Kalau ada Rp2 miliar, kita masih defisit. Mending dipakai bayar utang, dibanding hura-hura." — Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran
Bupati juga mempersilakan masyarakat maupun media untuk mengecek langsung besaran anggaran kegiatan tersebut kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran.
Grup Musik Letto Meriahkan Milangkala, Dibiayai Sponsor Bank BJB
Terkait rencana panggung hiburan rakyat yang akan menghadirkan grup musik Letto, Citra memastikan seluruh pembiayaannya didukung penuh oleh sponsor dari bank daerah, bukan dari APBD Kabupaten Pangandaran.
"Kemarin juga sama, kita dibayarin oleh BJB." — Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran
Meski digelar dengan anggaran terbatas, Citra menjamin esensi perayaan tetap terjaga sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Pangandaran.
Rangkaian Acara Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran
Citra menjelaskan, kegiatan Milangkala merupakan agenda tahunan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk mengangkat potensi budaya dan pariwisata daerah, termasuk kesenian Ronggeng Amen yang dinilai perlu terus dipublikasikan sebagai daerah tujuan wisata.
Rangkaian acara ini diakhiri dengan istighosah dan tablig akbar pada malam puncak sebagai sarana berdoa bersama masyarakat. Dibanding perayaan tahun-tahun sebelumnya, Citra menyebut lomba memasak Pindang Gunung dan kuda lumping menjadi tambahan baru yang dinilai penting untuk memperkenalkan budaya serta kuliner khas Pangandaran kepada masyarakat luas.
Bupati Citra Luruskan Isu Dana Infak Milangkala
Selain meluruskan isu anggaran, Bupati Citra juga menanggapi kesalahpahaman mengenai penggalangan dana infak dalam rangkaian acara Milangkala. Ia menegaskan bahwa pengumpulan infak tersebut bersifat sukarela tanpa ada paksaan nominal.
"Mau 14 perak mangga, mau Rp14 ribu mangga, mau Rp144 ribu, bebas. Nggak ada paksaan." — Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran
Citra memastikan seluruh dana infak yang terkumpul akan disalurkan secara langsung kepada fakir miskin dan anak yatim, serta dipastikan tidak ada kaitannya sama sekali dengan pembiayaan perayaan Milangkala.
"Kalau infak itu uangnya nanti akan kita kasih ke fakir miskin. Nggak ada urusan dengan uang infak dipakai Milangkala, nggaklah." — Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran
Di akhir keterangannya, Citra kembali menegaskan bahwa tidak ada anggaran Rp2 miliar untuk Milangkala seperti yang ramai diperbincangkan publik, dan berharap isu yang telanjur viral tersebut dapat diluruskan bersama oleh rekan-rekan media.

