Pangandaran Punya Dermaga Penyebrangan loh, Berdiri sejak 1992

Dermaga Pelabuhan Majingklak di Desa Pamotan Kalipucang Pangandaran


Harian Pangandaran, Pada Jumat, 22 Maret 2024, semua mata tertuju pada dermaga penyeberangan di Majingklak, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Dermaga ini tidak hanya menjadi titik akses utama bagi penduduk yang bepergian dalam dan luar provinsi, tetapi juga tempat sandar bagi perahu nelayan.

 

Aktivitas penyeberangan dari Pangandaran, Jawa Barat ke Cilacap, Jawa Tengah, sangat ramai pada hari itu. Selain itu, dermaga ini menawarkan pemandangan indah pulau-pulau di Jawa Tengah dan muara sungai yang memukau.

 

Suhendra (50), tokoh masyarakat dari Pamotan, menjelaskan bahwa Pelabuhan Majingklak adalah jalur utama bagi penduduk Pangandaran, terutama selama Hari Raya. "Penumpang harus naik perahu dan berlayar beberapa jam untuk mencapai rumah mereka," ujarnya kepada detikJabar.

 

Dia juga menambahkan bahwa pelabuhan ini menjadi penghubung bagi penduduk Pangandaran menuju Kecamatan Kampung Laut di Cilacap, yang terkenal dengan pulau-pulau kecil di Segara Anakan, termasuk Desa Klaces.

 

Pelabuhan Majingklak Sudah Berumur 32 Tahun

 

Pegawai pelabuhan, Aris Indra, mengungkapkan bahwa pelabuhan Majingklak telah beroperasi sejak tahun 1992. Awalnya, digunakan untuk pengiriman ikan dan barang dari Pangandaran ke Jawa Tengah. Namun, seiring waktu, banyak penduduk yang menggunakan layanan perahu untuk berkomuting, bahkan hingga sekarang.

 

Dengan mendekati hari raya Idul Fitri, diprediksi jumlah penumpang yang menggunakan transportasi perahu akan meningkat signifikan. Pelabuhan Majingklak menjadi pusat penting yang menghubungkan Pangandaran dengan wilayah lain, memfasilitasi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di daerah tersebut.

Next Post Previous Post