BAKAL ADA TOL KE PANGANDARAN ! INI 9 DESA 1 KECAMATAN INI KENA DAMPAK PEMBANGUNAN PROYEK TOL GETACI

Proyek Tol Getaci di Kabupaten Pangandaran: Dampak dan Rincian Wilayah yang Terlibat

Proyek tol Getaci di Kabupaten Pangandaran


Harian Pangandaran, Pembangunan jalan tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap) tengah menjadi sorotan di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Proyek ambisius ini akan memengaruhi sejumlah wilayah di Kabupaten Pangandaran, yang terletak dalam rencana pembangunan jalan tol Getaci yang akan menghubungkan Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Jawa Tengah.


Proyek Tol Getaci ini akan melibatkan 9 desa dan 1 kecamatan di Kabupaten Pangandaran. Ini adalah daftar desa yang akan terdampak oleh jalan tol Getaci di Kabupaten Pangandaran:


Kecamatan Padaherang

  1. Desa Pasirgeulis
  2. Desa Cibogo
  3. Desa Karangmulya
  4. Desa Kedungwuluh
  5. Desa Padaherang
  6. Desa Karangsari
  7. Desa Karangpawitan
  8. Desa Sindangwangi
  9. Desa Ciganjeng

Jalan tol Getaci sendiri akan memiliki panjang total sekitar 206,65 km, melewati dua provinsi, yakni Provinsi Jawa Barat (sepanjang 171,40 km) dan Provinsi Jawa Tengah (sepanjang 35,25 km). Pembangunan jalan tol ini akan terbagi menjadi dua tahap, dengan target operasional yang berbeda.


Tahap pertama, yang mencakup Seksi 1 JC Gedebage – SS Garut Utara, dan Seksi 2 SS Garut Utara – SS Tasikmalaya, diharapkan beroperasi pada tahun 2024. Sementara tahap kedua, melibatkan Seksi 3 SS Tasikmalaya – SS Patimuan, dan Seksi 4 SS Patimuan – SS Cilacap, direncanakan akan beroperasi pada tahun 2029.


Pengusahaan jalan tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap akan berlangsung selama 40 tahun sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Proyek ini memiliki nilai investasi sebesar Rp 56,20 triliun dan akan dikelola oleh PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC), yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang terdiri dari konsorsium pemenang lelang.


Konsorsium ini terdiri dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Daya Mulia Turangga-PT Sarana-PT Gama Group, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero Tbk). Ruas tol Getaci akan dibagi menjadi dua tahap konstruksi dan operasi, dengan tahap pertama (Gedebage - Tasikmalaya) yang akan dimulai pada tahun 2022 hingga selesai pada tahun 2024. Tahap kedua (Tasikmalaya - Cilacap) diharapkan selesai pada tahun 2029, dengan jeda operasi sekitar 3 tahun.


Tol Getaci akan memiliki 10 Simpang Susun (SS), yaitu SS Majalaya, SS Nagrek, SS Garut Utara, SS Garut Selatan, SS Singaparna, SS Tasikmalaya, SS Ciamis, SS Banjar, SS Patimuan, dan SS Cilacap. Dengan nilai investasi yang cukup besar, proyek tol Getaci diharapkan akan memberikan dampak signifikan pada konektivitas dan perkembangan ekonomi di wilayah tersebut.


Pembangunan tol Getaci adalah langkah penting dalam upaya meningkatkan aksesibilitas antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah, dan diharapkan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian di Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya.

referensi berita : Publikasi Kementrian PUPR RI - Tol Getaci

Next Post Previous Post