Jalur Pantai Pangandaran Gelap, Rp 4,2 M disiapkan untuk PJU
Jalur Gelap Lama
Jalur lintas pantai yang menghubungkan kawasan Pangandaran hingga Madasari diketahui sudah rampung dibangun sejak 2020. Namun hingga kini, sebagian besar ruas belum dilengkapi PJU.
Kondisi tersebut membuat jalur wisata andalan itu minim penerangan dan kerap dikeluhkan pengguna jalan, terutama saat malam hari.
Anggaran Rp 4,2 M
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP dengan kode RUP 64233009, Dishub Pangandaran mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar.
Dana itu bersumber dari APBD Kabupaten Pangandaran Tahun 2026, dengan spesifikasi lampu PJU berkekuatan 60 watt per unit.
Pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-purchasing via e-catalogue.
Baca Juga : Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pangandaran tembus segini, Tanda Ekonomi Pulih?
Jadwal Pelaksanaan
Dalam perencanaannya, proses pemilihan penyedia telah berlangsung sejak Januari hingga April 2026.
Sementara pelaksanaan kontrak dijadwalkan berjalan mulai April hingga Juli 2026. Adapun pemanfaatan PJU ditargetkan mulai Juli hingga Desember 2026.
Dalam dokumen LPSE, proyek ini juga disebut memperhatikan aspek keberlanjutan, meliputi ekonomi, sosial, hingga lingkungan.
Dishub Buka Suara
Kepala Dishub Pangandaran Nana Sukarna membenarkan rencana pengadaan tersebut. Ia menegaskan, pemasangan PJU menjadi kebutuhan mendesak karena jalur tersebut sudah terlalu lama minim penerangan.
“Iya memang benar akan adanya penambahan PJU di jalur lintas pantai itu. Penambahan atau pembangunan baru karena masih banyak yang belum ada PJU di sepanjang itu,” ujar Nana.
Ia berharap ketersediaan anggaran berjalan selaras dengan rencana agar fasilitas penunjang akses wisata bisa segera terpenuhi.
“Mudah-mudahan selaras dengan anggaran yang ada,” katanya.
Fokus Titik Pemasangan
Dishub merinci, pemasangan PJU akan difokuskan di beberapa titik strategis, yakni dari Cikembulan Pas hingga Batuhiu, serta dari Pantai Batukaras menuju Pantai Madasari.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung aksesibilitas kawasan wisata di jalur lintas pantai selatan Pangandaran.

