Bupati Ajak Jaga Alam, Syukuran Waluya 2026 Digelar di Green Canyon Pangandaran

Syukuran Waluya 2026 di objek wisata Green Canyon Pangandaran, Selasa (14/7/2026), sebagai bentuk rasa syukur atas kelestarian alam dan limpahan rezeki dari destinasi wisata yang telah dikenal hingga mancanegara.

Agenda tahunan tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian kawasan wisata Green Canyon atau Cukang Taneuh. Kegiatan juga dihadiri Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami.

Dalam sambutannya, Citra menegaskan Green Canyon merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran yang memiliki daya tarik hingga tingkat internasional.

"Seperti kita ketahui bersama, Kabupaten Pangandaran ini merupakan daerah wisata. Dan Green Canyon atau Cukang Taneuh ini adalah salah satu destinasi wisata terfavorit. Populer tidak hanya di Jawa Barat, tapi sudah mendunia," ujar Citra.

Syukuran Waluya 2026 Jadi Momentum Menjaga Green Canyon Pangandaran

Menurut Citra, penyelenggaraan Syukuran Waluya 2026 tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian alam yang selama ini menjadi daya tarik utama sektor pariwisata Pangandaran.

Ia menjelaskan, keindahan alam yang dimiliki Green Canyon merupakan aset berharga yang harus dirawat bersama agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.

"Ini merupakan ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki, keselamatan, dan kelestarian alam yang tentu harus kita jaga bersama. Tadi kita sudah berdoa bersama, dan hari ini kita juga mengadakan pawai menuju ujung (Green Canyon)," tambahnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk ungkapan syukur. Setelah itu, peserta mengikuti pawai menuju kawasan ujung Green Canyon sebagai bagian dari tradisi yang telah menjadi agenda tahunan.

Baca Juga : Sampai Begini Bule Jerman dan Belanda ini menikmati Wisata Citumang Pangandaran

Budaya Lokal Meriahkan Syukuran Waluya 2026

Selain kegiatan seremonial, Syukuran Waluya 2026 juga menampilkan berbagai potensi budaya lokal yang berkembang di masyarakat sekitar kawasan wisata Green Canyon.

Salah satu pertunjukan yang menarik perhatian pengunjung adalah kesenian tradisional Benjang Batok. Atraksi tersebut dibawakan oleh kelompok ibu-ibu setempat dengan memanfaatkan batok kelapa sebagai media pertunjukan.

Penampilan kesenian tradisional tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sekaligus memperkaya daya tarik wisata di kawasan Green Canyon Pangandaran.

Green Canyon Pangandaran Jadi Destinasi Wisata Andalan

Green Canyon atau Cukang Taneuh selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata alam di Kabupaten Pangandaran. Destinasi tersebut menawarkan panorama sungai berwarna hijau yang diapit tebing batu alami dan menjadi tujuan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Melalui penyelenggaraan Syukuran Waluya 2026, pemerintah daerah bersama masyarakat kembali menegaskan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai fondasi utama keberlanjutan sektor pariwisata di Pangandaran.

Hingga acara berlangsung, rangkaian kegiatan Syukuran Waluya 2026 berjalan lancar dengan diisi doa bersama, pawai, serta pertunjukan budaya yang melibatkan masyarakat sekitar kawasan Green Canyon Pangandaran.

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Terbaru Lainnya di Pangandaran